Preloader
Psikologi Mengabdi 2025 ala UMBY di Ringin Ardi Pengasih, ada regulasi emosi anak, malam api unggun dan psikoedukasi dewasa

Psikologi Mengabdi 2025 ala UMBY di Ringin Ardi Pengasih, ada regulasi emosi anak, malam api unggun dan psikoedukasi dewasa

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Psikologi- Divisi Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mempunyai program tahunan, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kegiatan PkM dengan tajuk, Psikologi Mengabdi 2025 diikuti 37 mahasiswa Prodi Psikologi UMBY. Pelaksanaannya selama lima hari di Ringin Ardi Karangsari Pengasih Kulon Progo, baru-baru ini.

Ketua Pelaksana Psikologi Mengabdi 2025, Nurhaliza menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi UMBY yang melibatkan mahasiswa secara langsung.

“Yakni, untuk memberikan kontribusi nyata bagi komunitas melalui pendekatan psikologi aplikatif yang berdampak langsung pada masyarakat,” ungkapnya.

Adapun tema besar rangkaian kegiatan Psikologi Mengabdi 2025 ala UMBY tersebut, “Nandur Rasa Mulyaning Urip Sesarengan” (menanamkan rasa kebaikan untuk meraih kemuliaan hidup secara bersama-sama).

Sehingga, sejalan dengan tema, para mahasiswa mengadakan serangkaian kegiatan berbasis pendekatan psikologi guna memberdayakan masyarakat dari berbagai kelompok umur.

Beberapa kegiatannya, yakni ada regulasi emosi anak dengan tema “Kenali Emosiku, Warnai Hariku” ditujukan kepada siswa SD Negeri Kedung Tangkil, Pengasih.

“Mahasiswa memberikan materi terkait berbagai emosi dasar manusia untuk membantu murid mengenali dan mengelola perasaan mereka melalui metode yang menyenangkan,” jelas Nur.

Selain menyenangkan, sebutnya, juga sesuai tahap perkembangan usia anak. Sedangkan tujuannya untuk memberi ruang bagi anak-anak mengekspresikan emosi secara sehat dan terbuka.

Diharapkan pula anak-anak dapat mengenali dan mengontrol emosinya dengan sebaik mungkin. Peserta kegiatan sekitar 70 siswa dan dikemas dalam bentuk sesi interaktif per kelompok berdasarkan jenjang kelas.

Ada pula kegiatan malam api ungun bersama Karang Taruna Permata dengan jumlah peserta 41 anggota/pengurus karang taruna setempat. Tema acaranya, “Api Unggun, Asa dalam Bara.”

Tujuan kegiatan ini, misalnya untuk membangun hubungan romantis yang sehat dan resilient melalui pemahaman diri serta pengelolaan emosi. Tujuan spesifiknya, seperti meningkatan pemahaman diri dan emosi, pengembangan keterampilan komunikasi serta pembangunan resiliensi emosional.

Sedangkan kegiatan penutup rangkaian Psikologi Mengabdi 2025, yakni psikoedukasi dewasa dengan mengusung tema, “Harmoni Cinta dan Pola Asuh sebagai Fondasi Keluarga Sehat.”

Materi disampaikan Dosen Psikologi UMBY, Malida Fatimah S.Psi., M.Cons. Pada pemaparan materinya, ia menjelaskan, orang tua sangat penting bisa memahami anak dari sudut pandang anak.

Pasalnya, cinta dan pola asuh dari orang tua berpengaruh besar dalam tumbuh kembang anak. Demikian pula, waktu yang dihabiskan anak bersama keluarga akan mejadi memori yang tak terlupakan.

Selain itu dapat membentuk ikatan emosional yang kuat, dan menjadi fondasi karakter anak di masa depan. Jumlah peserta psikoedukasi dewasa tersebut ada 39 orang, asal Ringin Ardi.

Sementara itu, Santi Esterlita Purnamasari, M.Si., Psikolog., selaku Dosen Pelindung dan Penasihat Psikologi Mengabdi 2025 mengungkapkan, kegiatan tersebut tak hanya menjadi media belajar mahasiswa secara langsung kepada masyarakat.

Namun, dapat pula mempererat hubungan antara UMBY dengan masyarakat Ringin Ardi, Karangsari Pengasih. Apalagi kegiatan Psikologi Mengabdi telah menjadi program unggulan.

Yakni, mampu membangun jembatan antara dunia akademis dan kebutuhan nyata masyarakat. Selain bermanfaat bagi masyarakat, mahasiswa pun bisa memperoleh berbagai manfaatnya.

Antara lain, pengembangan keterampilan komunikasi untuk membangun hubungan baik dengan warga dan bisa belajar beradaptasi pada lingkungan baru.

“Bermanfaat pula untuk memupuk kerja sama tim demi menyukseskan kegiatan, dan mendapat banyak pengalaman langsung hidup bermasyarakat,” tandasnya.

Agus Dwi Iswanto selaku Kepala Dukuh Ringin Ardi mengungkapkan, warganya mulai dari kegiatan anak-anak, remaja dan dewasa sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan bermanfaat tersebut.

Hal senada diungkap Warga setempat yang juga anggota Jaga Warga Karangsari, Saptariningsih. Apalagi, Ringin Ardi termasuk salah satu padukuhan yang sukses mengikuti program fokus pemerintah, yaitu, Kampung KB.

“Jadi, kegiatan PkM seperti ini sangat tepat dilaksanakan di sini. Semoga lain waktu, UMBY dapat melakukan kegiatan serupa di Karangsari tapi beda padukuhan,” harapnya.*

Admin Web
Author

Admin Web

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *